Cute Box Bear “Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself.” ― George Bernard Shaw

Rabu, 22 April 2015

Human Socialities: Socialization, Social Interaction, and Social Mobility


1.   Sosialisasi

Gambar 1.1 Sosialisasi
Sumber : agushadim.blogspot.com

                   1.1  Lingkungan Sosial

Lingkungan sosial adalah dampak dari isolasi. Interaksi hereditas dan pembangunan manusia merupakan bentuk lingkungan. Pengaruh keturunan seperti menggunakan studi identik kembar yang merupakan satu bagian dari peran sosialiasi.

Tes kecerdasan menunjukan :
  • Skor yang sama ketika anak kembar dibesarkan terpisah dalam pengaturan sosial yang serupa
  • Skor sangat berbeda ketika anak kembar dibesarkan terpisah dalam pengaturan sosial yang dramatis berrbeda.

1.2  Sosialisasi dan Dari

Pendekatan sosiologi diri. Diri adalah identitas yang berbeda yang membedakan seseorang dari orang lain.

1.2.1        Menurut Cooley : Looking- Glass Self

Kita belajar siapa kita dengan berinteraksi dengan orang lain.
Pandangan kita tentang diri kita berasal dari kontemplasi kualitas diri dan tayangan kita tentang orang lain yang memandang kita
Diri adalah produk dari interaksi sosial kita dengan orang lain

1.2.2        Tahapan Diri
  •     Tahap Bermain : anak-anak mengembangkan keterampilan dalam berkomunikasi melalui symbol-simbol dan pengambilan peran terjadi.
  • Tahap Permainan : anak-anak sekitar 8 atau 9 tahun mempertimbangkan beberapa tugas yang sebenarnya dan hubungan secara simultan
  • Tahap Persiapan : Anak meniru orang disekitar mereka
  • Simbol : gerakan dan bahasa yang membentuk dasar komunikasi manusia
  • Mengambil peran : Proses mental asumsi perspektif lain
  • Generalisasi : sikap atau sudut pandang
  • Sebagai orang dewasa : perubahan diri dan mulai mencerminkan perhatian yang lebih besar tentang reaksi orang lain
  • Signifikan lainnya : individu yang paling penting dalam pengembangan diri

1.2.3        Menurut Goffman : Presentasi Diri

Kesan manajemen adalah individu yang belajar untuk presentasi diri yang membuat penampilan menjadi khas dan memuaskan para penonton. Perlu untuk mempertahankan citra yang tepat diri untuk melanjutkan interaksi sosial.

1.2.4        Menurut Freud

Diri adalah produk sosial dan bagaimanapun, naluri alami impulsive dalam konflik konstan dengan kendala sosial. Kepribadian dipengaruhi oleh orang lain terutama orang tua.


Gambar 1.2 Sigmund Freud
Sumberen.wikipedia.org
1.3  Tujuan Hidup dan Sosialisasi

1.3.1        Tujuan Hidup

- Ritus Passage : Sarana mendramatisir dan memvalidasi perubahan status seseorang

- Upacara yang menandai tahapan pembangunan diperjalanan hidup

- Pendekatan Life-Couse : Hidup-kursus pendekatan : tampak dekat pada factor-faktor sosial yang mempengaruhi orang sepanjang hidup mereka

1.3.2        Sosialisasi Antisipasif dan Resosiliasi

- Sosialisasi antisipasif : Proses sosialisasi dimana seseorang berlatih pekerjaan masa depan dan hubungan sosial.

- Resosiliasi : Proses membuang pola perilaku lama dan menerima yang baru sebagai transisi dalam kehidupan seseorang.



1.4  Agen Sosialisasi
1. Keluarga
2. Sekolah
3. Media massa dan Teknologi
4. Tempat Kerja
5. Agama dan Negara

2.      Interaksi Sosial dan Kenyataan


2.1 Elemen struktur sosial

-        -   Status
Status mengacu pada salah satu posisi yang dapat diartikan secara sosial dalam kelompok besar atau masyarakat luas. Seseorang dapat memegang status lebih dari satu.
-        -  Peran Sosial
Kumpulan harapan bagi orang-orang dalam menempati status yang diberikan
-         -  Kelompok
Sejumlah orang dengan norma yang sama dan berinteraksi secara bersama dan teratur. Setiap masyarakat terdiri dari banyak kelompok dimana interaksi sosial sehari-hari terjadi
-       -   Jaringan Sosial dan Teknologi
-      -    Institusi Sosial

2.2 Sruktur Sosial dalam Perspektif Global

Teori Durkheim :

-        -  Solidaritas mekanik : mengacu pada kesadaran kolektif yang menekankan solidaritas kelompok, yang menyiratkan bahwa semua individu melakukan tugas yang sama
-         -  Solidaritas organic : mengacu pada kesadaran kolektif yang bergantung pada kebutuhan anggota masyarakat memiliki satu sama lain

Teori Tonnie


Pendekatan Evolusi Sosiokultural dari Lenski

Memandang masyarakat manusia sebagai yang mengalami perubahan sesuai dengan pola sosiokultural evolusi domain. Tinkat masyarakat tentang teknologi penting untuk cara terorganisir.



3.      Stratifikasi dan mobilitas sosial diAS

3.1  Sistem Stratifikasi

Ascribed Status : posisi sosial yang diberikan kepada orang tanpa memperhatikan karakteristik unik orang tersebut atau bakat

Achieved Status : posisi sosial dicapai oleh orang terutama melalui upaya sendiri
Pembudakan : Bentuk paling ekstrim dari ketimpangan sosial dilegalisir
Kasta : system turun temurun dari peringkat, biasanya agama didikte yang cenderung tetap dan bergerak

3.2 Rossides menggunakan 5 model :

- Upper class
- Working class
- Upper-middle class
- Lower class
- Lower middle class

3.3 Kelas Diferensiasi Karl Marx

Gambar 1. 3 Karl Marx
Sumber : en.wikipedia.org

Hubungan sosial tergantung pada siapa yang menendalikan modus utama produksi

- Kapitalisme : Sistem ekonomi dimana alat-alat produksi yang diasakan sebagian besar ditangan swasta dari insentif utama untuk kegiatan ekonomi adalah akumulasi keuntungan.

- Borjuasi : kelas kapitalis, memiliki alat-alat produksi

-Proletariat : Kelas Bekerja

3.4 Pandangan Stratifikasi Menurut Max Weber

Gambar 1.4 Max Weber
Sumber : www.versobooks.com

Tidak ada karakteristik tunggal benar-benar mendefinisikan posisi seseorang dengan system stratifikasi.

- Status kelompok
- Kelas
- Power


3.5 Stratifikasi oleh Kelas Sosial

Metode Objektif

Kelas sebagian besar dipandang sebagai kategori statistic berdasarkan:

- Penduduk
- Pendidikan
- Penghasilan
- Tempat tinggal

Ukuran kelas sosial

- Gender dan kerja prestige
- Beberapa tindakan

Prestige : hormat dan kekaguman penduduk yang berlaku dalam masyarakat

3.6 Sistem Stratifikasi Terbuka Vs Tertutup

Menunjukan mobilitas sosial didalam masyarakat. Mobilitas sosial adalah gerakan individu atau kelompok dari satu posisi dalam system stratifikasi masyarakat yang lain

- Mobilitas Horizontal : Gerakan dalam kisaran yang sama

- Mobilitas Vertikal : Perpindahan dari satu posisi ke posisi lain dari peringkat yang berbeda

- Mobilitas Antargenerasi : Perubahan posisi sosial dalam kehidupan dewasa seseorang.

3.7 Wawasan Sosiologis

Banyak sosiolog melihat perdebatan reformasi kesejahteraan dari perspektif konflik.Kesejahteraan perusahaan yaitu keringanan pajak, pembayaran langsung. Dan memberikan pemerintah membuat untuk perusahaan.



 Disarikan dari : 

Disarikan dari powerpoint Binusmaya tentang Human Socialities: Socialization, Social Interaction, and Social Mobility . Tanggal 16-17 April 2015 

Senin, 20 April 2015

Human Organizations: Group, Communities, Famillies, Cities, and States

1. Group

Gambar 1.1 Groups
Sumber : schoolbriefing.com

Groups atau kelompok adalah sejumlah orang dengan norma, nilai-nilai, dan harapan yang mirip dan berinteraksi secara teratur.

1.1 Terdapat berbagai macam tipe groups:

1.1.1 Primary Group

Kelompok kecil yang intim, berasosiasi dan bekerja sama face-to-face atau dengan bertemu.

1.1.2 Secondary Group

Formal, bersifat umum, hanya sedikit keintiman sosial dan saling pengertian yang ada.


1.1.3 In Group

Suatu group atau kategori dimana seseorang merasa disana tempat mereka seharusnya.

1.1.4 Out Group

Suatu group atau kategori dimana seseorang merasa disana bukan tempat mereka.

1.1.5 Reference Group

Suatu group dimana seseorang menggunakannya sebagai standar untuk mengukur perilaku mereka sendiri.

1.2 Small Group

Dimana group sudah cukup kecil untuk anggota group berinteraksi terus-menerus.

1.2.1 Dyad adalah group yang terdiri dari dua orang

1.2,2 Triad adalah group yang terdiri dari tiga orang

2. Family


Family atau keluarga adalah orang-orang yang berhubungan darah, perkawinan, atau hubungan yang disepakati lainnya, atau adopsi yang berbagi tanggung jawab utama untuk reproduksi dan merawat anggota masyarakat.

Gambar 1.2 Family Trees
Sumber : de.123rf.com


2.1 Komposisi Keluarga

2.1.1 Nuclear Family

Keluarga yang terdiri dari keluarga inti seperti ayah,ibu, dan anak-anaknya.

2.1.2 Extended Family

Suatu kelurga dimana terdapat keluarga lain seperti kakek, nenek, om, tante, dll. yang tinggal satu rumah dengan keluarga inti yang terdiri dari ayah,ibu, dan anak-anaknya.

2.1.3 Polygamy

Ketika seorang individu memiliki beberapa suami atau istri secara bersamaan.

2.1.4 Polyginy

Seorang pria yang memiliki lebih dari satu istri.

2.1.5 Polyandry

Seorang wanita yang memiliki lebih dari satu suami.

2.2 Pola Kinship

2.2.1 Bilateral Descent

Kedua belah pihak keluarga seseorang dianggap sama pentingnya.

2.2.2 Patrilineal Descent

Hanya keluarga dari pihak ayah yang dianggap penting.

2.2.3 Matrilineal Descent

Hanya keluarga dari ibu yang dianggap penting.

2.3 Authority Patterns

2.3.1 Patriarchy

Laki-laki yang diperkirakan akan mendominasi dalam semua pengambilan keputusan keluarga.

2.3.2 Matriarchy

Wanita memiliki kewenangan yang lebih besar daripada laki-laki.

2.3.3 Egalitarian family

Keluarga dimana ayah dan ibu dianggap mempunyai kewenangan yang sama.

2.4 Enam Fungsi keluarga:

1. Protection atau perlindungan
2. Socialization atau sosialisasi
3. Reproduction atau reproduksi
4. Regulation of sexual behavior atau Peraturan perilaku seksual
5. Affection and companionship atau kasih sayang dan persahabatan
6. Provision of social status atau pemberian status sosial


3. Communities


Gambar 1.3 Community
Sumber : elearning.ut.ac.id


3.1 Early Communities

Tergantung pada lingkungan fisik untuk pasokan makanan.Masyarakat hortikultura menyebabkan perubahan dramatis dalam organisasi sosial manusia. Tidak lagi diperlukan untuk bergerak mencari makanan. Masyarakat yang stabil membantu mendirikan surplus makanan.

4. Cities

Gambar 1.4 Indonesian Cities

4.1 Preindustrial Cities

Hanya beberapa ribu orang yang tinggal dalam perbatasan mereka. Ditandai dengan sistem kelas yang relatif tertutup dan mobilitas sosial yang terbatas. Status biasanya didasarkan pada karakteristik darimana berasal, dan pendidikan yang terbatas pada elit.

Masih kecil karena :
·         Ketergantungan pada kekuatan hewan
·         Tingkat sederhana surplus
·         Masalah transportasi dan penyimpanan makanan
·         Kesulitan migrasi ke kota
·         Bahaya kehidupan kota

4. 2 Industrial and Postindustrial Cities
  •  Industri kota : lebih padat penduduk dan kompleks daripada pendahulunya
  • Pascaindustri Kota : keuangan global dan aliran informasi elektronik mendominasi perekonomian
  •  Urbanisme : relatif besar dan pemukiman permanen menyebabkan pola khas perilaku.Urbanisasi menjadi aspek utama bagi kehidupan di AS. Selama berabad-abad ke-20 dan ke-19 dan awal, urbanisasi yang cepat terjadi dikota-kota Eropa dan Amerika Utara. Sejak Perang Dunia II, urban “ledakan” melanda Negara-negara berkembang di dunia.



4.3 Lima Jenis Tipe yang terdapat di kota menurut Gans:

  • Cosmopolites
  • Tidak menikah dan tidak mempunyai anak
  • Desa etnik
  • Kota yang dirampas
  • Kota yang terjebak


4.4 Masalah yang terdapat di kota:

  • kejahatan
  • polusi
  • sekolah-sekolah
  • transportasi yang tidak memadai

4.5 Suburbs

Setiap komunitas dekat kota besar. Tiga factor sosial membedakan pinggiran kota dari kota-kota: 
  •   Kurang padat daripada kota-kota
  •   Ruang pribadi
  •  Kode bangunan yang lebih menuntut


Ekspansi Suburban
Suburbanisasi paling dramatis dan tren bagi penduduk As selama abad ke- 20. Keanekaragaman dipinggiran kota. Pinggiran kota mengandung sejumlah masyarakat berpenghasilan rendah dari semua latar belakang.

5. States

Gambar 1. 5 Animasi Negara
Sumber : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcxJg_5Qs5AeDzO0yesYgsM3WXIioRenEEK6BPy35M9Oeo-BjdFT4cJZnFC0siLO4VHqsF9PPRuD9imdrPAuYy7ouGFaco1YQ2yXDYBd46QzIDdNmEYaeIEolCCBfLwOAo571dDvgXXgA/s1600/world_flags_moving_500_clr17.gif 

Sebuah negara adalah masyarakat dengan pemerintah pusat formal, dan pembagian masyarakat ke dalam kelas. Sebuah negara mengendalikan wilayah daerah tertentu. Negara memiliki ekonomi pertanian produktif, mendukung populasi padat. Negara apada awalnya telah memaksakan bangunan umum dan arsitektur, termasuk kuil, istana, dan gudang. Negara mengembangkan bebrapa bentuk system pencatatan, biasanya dalam naskah tertulis.


5.1 Eligatarian Society

Kebanyakan biasanya ditemukan di antara pemburu dan suku.
Masyarakat ini tidak memiliki perbedaan statusnya kecuali yang berdasarkan usia, jenis kelamin, dan kualitas individu, bakat, dan prestasi. Semua orang dilahirkan sama, tapi selama hidup mereka mencapai status yang berbeda.

5.2 Ranked Society

Masyarakat ini memiliki ketidaksetaraan turun-temurun, tetapi kuramg dalam stratifikasi sosial.
Ada kontinum status sebagai individu yang peringkat dalam hal jarak silsilah mereka dari kepala.
Tidak semua masyarakat peringkat yang chiefdom, hanya mereka yang ada adalah hilangnya otonomi desa disebut chiefdom.

5. 3 Alasan Negara dapat runtuh

·         Invasi
·         Penyakit
·         Degradasi Lingkungan
·         Negara runtuh ketika mereka gagal untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan seperti menjaga ketertiban sosial, melindungi diri terhadap orang luar, dan memungkinkan orang untuk makan sendiri.

Disarikan dari :

Disarikan dari binusmaya Pertemuan ke-6 (9-10 April 2015) Human Organizations : Group, Communities, Famillies, Cities, and States . Copyright 2007 by the McGraw-Hill Companies, Inc. All rights reserved.


Senin, 13 April 2015

Community Service - Pertemuan Pertama


Nama : Floretta Agnesia Kana
NIM : 1801379514
Hari/tanggal : Jumat/ 10 April 2015

1.1 Kegiatan yang dilakukan :

Kegiatan yang saya dan teman-teman lakukan pada hari Jumat lalu, kami mendatangi lokasi Ronald McDonald House Charities yang terletak di kawasan lebak bulus. Tempat tersebut dikenal sebagai rumah singgah atau biasa disingkat dengan rumah singgah RMH agar orang-orang lebih mengerti. Kami melakukan kegiatan community service di rumah singgah RMH. Sebelum kami melakukan kegiatan, kami sekelompok sudah berdiskusi dan membicarakan soal maksud kedatangan kami dan aktivitas yang ingin kami lakukan disana. Kami memiliki dua rencana aktivitas yaitu mengajari ibu-ibu yang tinggal disana merajut dan mengajari anak-anak untuk mengenal binatang,warna, dan juga belajar Bahasa Inggris. Tetapi saat kami berkunjung kesana kegiatan yang terealisasikan hanya mengajari ibu-ibu merajut dan menganjak bermain anak-anak mereka yang masih berusia 8 bulan dan 9 bulan.

1.2 Nilai Pancasila yang terjadi didalam program yang dilaksanakan:

Saya dan teman-teman baru mengetahui program Ronald McDonald House saat berkungjung dan melakukan kegiatan disana. Menurut saya setelah mendengarkan sejarah singkat tentang rumah singgah RMH ini menunjukan adanya nilai Pancasila sila ke -2 yaitu " Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab". Nilai tersebut terlihat karena masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan bisa singgah ke  Ronald McDonald House serta keluarga yang mendapatkan bantuan merasa diperlakukan adil karena kondisi mereka yang kurang mampu karena harus melakukan pengobatan untuk anak-anak mereka. 

1.3 Hasil hari ini/ pengalaman berkesan / pembelajaran hari ini :

Kami mengalami banyak sekali pengalaman berkesan saat berada di Ronald McDonald House. Saat pertama kami datang kesana, kami di sambut dengan baik oleh Kak Astrid dan Kak Anas yang menjadi penanggung jawab rumah singgah RMH tersebut. Kami dijelaskan segala bentuk program dan diajak berkeliling rumah singgah yang sangat bagus tersebut. Berbagai fasilitas dan kebutuhan pokok sudah terpenuhi dirumah singgah itu. Saat kami memulai kegiatan merajut, ibu-ibu terlihat antusias dan penasaran dengan apa yang akan kami ajarkan. Ibu-ibu yang saya ajarkan berbagai pola dasar seperti pola rantai sudah langsung bisa namun masih saya ajarkan secara perlahan. Kami memang belum selesai membuat barang yang utuh, tetapi setidaknya ibu-ibu tersebut sudah mau berusaha dalam membuat sesuatu dari bahan rajutan yang kami sediakan.

1.1 Gambar saat merajut

1.2 Gambar saat bermain dan mewarnai

1.3 Gambar saat menemani Alvian bermain
Setelah selesai melakukan kegiatan ini saya baru mengetahui bahwa Rumah Singgah Ronald McDonald House ini merupakan tempat bagi para pasien yang sedang melakukan perawatan berjalan di Rumah Sakit Fatmawati. Mereka tinggal dirumah singgah ini karena rumah mereka yang berada jauh dari rumah sakit. Maka dari itu beberapa keluarga lebih memilih tinggal dirumah singgah Ronald McDonald House ini. Saya dan teman-teman merasa senang saat melakukan kegiatan bersama di Ronald McDonald House.

Terima kasih :)