Cute Box Bear “Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself.” ― George Bernard Shaw

Jumat, 31 Oktober 2014

Sosok : Penangkar Anggrek Hutan

Maidi


Maidi sangat mencintai tanaman anggrek ketika ia bekerja serabutan disebuah tempat pencucian mobil di Buntok,Kalimantan Tengah. Saat itu sang pemilik pencucian mobil memelihara aneka jenis anggrek hibrida atau hasil persilangan dengan bunga waarna-warni. Semenjak itu Maidi mulai mencoba memelihara anggrek tetapi setelah itu anggrek yang dia rawat tidak tumbuh dengan baik melainkan kering dan layu. Lama kelamaan, Maidi mulai mencoba untuk mencari cara lain untuk memelihara tanaman anggrek dan cara yang ia lakukan sangat sederhana yaitu hanya membiarkan anggrek itu tumbuh dengan sendirinya dan jangan memegang atau memberi campuran pupuk. 

Dari pengalamannya itu Maidi mulai menemukan jenis anggrek hutan atau anggrek spesies. Anggrek ini merupakan anggrek asli tanpa adanya persilangan. Akhirnya dia bersama rekannya bernama Maya dan Ladi pun menjelajahi hutan untuk menemukan jenis anggrek hutan. Setelah mereka pulang dari hutan dan menemukan empat-enam karung anggrek dan mereka menjual setengah dari anggrek itu kepada orang yang mencintai dan akan memelihara anggrek dengan baik. Hasil penjualan sekitar Rp 175.000 - Rp 250.000 per karung dan mereka gunakan untuk membeli bekal dan ongkos ke hutan. 

Anggrek hutan yang tidak dijual dikembangkan Maidi di halaman rumah mertuanya dan semenjak saat itu Maidi mulai mengetahui nama Latin dari anggrek yang telah ia pelihara. Untuk memperlancar kegiatan menangkarkan anggrek hutan, Maidi memproses izin penangkaran di Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan tengah. Maidi pun juga senang berbagi ilmu kepada orang-orang yang senang memelihara anggrek supaya anggrek dapat bertumbuh dengan baik.

Menurut pendapat saya sosok Maidi adalah pribadi yang sederhana yang ingin melestarikan tanaman anggrek agar anggrek hutan dapat bertahan dan dia ingin agar anak-cucunya nanti dapat melihat dan mengagumi segala keindahan tanaman yang semakin langka tersebut. Jangan menyerah untuk memelihara suatu kesenangan pribadi. 

Sumber : Koran Kompas (Jumat, 31 Oktober 2014)
Nama : Floretta Agnesia Kana
NIM : 1801379514
Kelas : La64


Rabu, 29 Oktober 2014

Definisi dari berpikir kritis,logika dan kekeliruan

Definisi dari Berpikir Kritis, Logika dan Kekeliruan 


Pada saat ini di dunia pendidikan terkadang seorang pelajar tidak mengetahui bagaimana cara belajar dan berpikir dan mendasari dari pengetahuan yang telah dipelajari. Oleh sebab itu mulai sekarang haru dimulai untuk mengetahui cara belajar dan berpikir. Ini merupakan penjelasan dari berpikir kritis.

Pengertian Berpikir Kritis :
n  Berfikir kritis adalah cara berfikir yang reflektif, beralasan yang difokuskan pada keputusan apa yang dilakukan atau diyakini (Jennicek,2006)

n  Berpikir kritis adalah proses untuk mengaplikasikan, menghubungkan, menciptakan, atau mengevaluasi informasi yang dikumpulkan secara aktif dan trampil (Abraham,2004)

n  Berpikir kritis merupakan proses yang penuh makna untuk mengarahkan dirinya sendiri dalam membuat suatu keputusan. Proses tersebut memberikan berbagai alasan sebagai pertimbangan dalam menentukan bukti, konteks, konseptualisasi, metode dan kriteria yang sesuai (American Philosophical Association, 1990) Komponen dari berpikir kritis adalah interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, dan self-regulation

n  Halpern membuat taksonomi ketrampilan berpikir kritis, yaitu: verbal-reasoning skills, argument-analysis skills, thinking skills, decision-making and problem-solving skills.

n  Karakter individu yang mendukung agar seseorang dapat berpikir kritis seperti yang dikutip oleh Duldt-Battey antara lain truth seeking, open-mindness, analyticity, systematicity, self-confidence, inquisitiveness, dan maturity

Berpikir kritis didasarkan pada nilai intelektual universal :
n  Kejelasan (Clarity)
1.      mampu mengelaborasi masalah
2.      mampu dengan cepat menemukan jalan keluarnya
3.      mampu memberikan ilustrasi
4.      mampu memberikan contoh

n  Keakuratan (Accuracy)
1.      Apakah hal tersebut benar ?
2.      Bagaimana dapat melakukan /cek bahwa itu akurat ?
3.      Bagaimana menentukan itu benar

n  Ketepatan (Precision)
1.      Mampu memberikan informasi lebih detail.
2.      Mampu memebrikan informasi lebih spesifik

n  Konsistensi (Consistency)
n  Relevansi (Relevance)
1.      Bagaimana menghubungkan ide dengan pertanyaan yang timbul ?
2.      Bagaimana menghubungkan dengan issu ?
3.      Bagaimana relasinya satu ide dengan ide lainnya

n  Bermakna (Significance)
1.      Informasi apa yang dibutuhkan lebih signifikan dalam isu tersebut ?
2.      Bagaimana  menentukan faktor yang penting dalam suatu konteks ?
3.      Pertanyaan yang mana yang lebih signifikan ?
4.      Mana yang lebih penting dan signifikan dalam ide atau konsep ?

n  Alasan yang logis (Logicalness)
1.      Berpikir logis, membuat pengertian, menemukan fakta/bukti/petunjuk

n  Kedalaman (Depth)
1.      Bagaimana menghitung berapa jumlah problem yang muncul dalam pertanyaan
2.      Bagaimana menguraikan faktor-faktor yang bermakna

n  Keluasan (Breadth)
1.      Bagaimana pandangan terhadap hasil pengamatan dari jawaban terhadap suatu pertanyaan/masalah?

n  Keadilan (Fairness)
Ketika mahasiswa berpikir terhadap problem dan berpikir membenarkan suatu problem harus wajar dalam konteks memberikan alasan dengan menggunakan standar intelektual. Dibutuhkan suatu informasi relevan dan signifikan, akan menjadi tidak wajar dan tidak benar bila menghadapi suatu problem berdasarkan assumsi.

Critical thinking atau berpikir kritis dapat diajarkan dengan cara memasukan dalam materi belajar aktif berupa diskusi-diskusi kelompok kecil yang di fasilitasi oleh seorang fasilitator.

Logika
            Pada saat ini pendidikan sangat berhubungan dengan logika yang ada dalam pikiran manusia. Selain itu logika juga sering dikaitkan dengan pelajaran matematika yang sering disebut logika matematika. Sekarang saya akan membahas pengertian dari logika secara dalam. Berikut penjelasannya :
Secara etimologi, logika diturunkan dari kata sifat logike, bahasa Yunani, yang berhubungan dengan kata logos,yang artinya pikiran atau perkatan sebagai pernyataan dari pikiran. Sumber lain mengatakan logika berasal dari kata logos yang berarti perkataan atau sabda. Istilah lainnya adalah mantiq, kata Arab yang diambil dari kata kerja nataqa yang berarti berkata atau berucap.
Pengertian logika secara terminologi menurut beberapa ahli,
1.      Logika adalah suatau pertimbangan akal atau pikiran yang diatur lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Jan Hendrik Rapar, (1996 : 5)
2.      Logika adalah ilmu dan kecakapan menalar, berpikir dengan tepat.W. Poespoprodjo, Ek. T. Gilarso. (2006: 13)
3.      Logika adalah suatu metode atau teknik yang diciptakan untuk meneliti ketepatan nenalar. Soekadijo, (1983-1994: 3)
4.      Aristoteles : logika adalahajaran tentang berpikir yang secara ilmiah membicarakan bentuk pikiran itu sendiri dan hukum-hukum yagn menguasai pikiran.

Macam-macam logika
a. Logika alamiah
Logika alamiah adalah kinerja akal budi manusia yang berpikir secara tepat dan lurus sebelum dipengaruhi oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan-kecenderungan yang subyektif. Kemampuan logika alamiah manusia ada sejak lahir.
b. Logika ilmiah
Logika ilmiah memperhalus, mempertajam pikiran serta akal budi.
Logika ilmiah menjadi ilmu khusus yang merumuskan azas-azas yang harus ditepati dalam setiap pemikiran. Berkat pertolongan logika ilmiah inilah akal budi dapat bekerja dengan lebih tepat, lebih teliti, lebih mudah dan lebih aman. Logika ilmiah dimaksudkan untuk menghindarkan kesesatan atau, paling tidak, dikurangi.

Kekeliruan

Dalam perilaku manusia yang berkesadaran, kegiatan berfikir tidaklah terlepas dalam memutuskan, serta menyikapi kondisi social atau permasalahan yang ada. Berfikir adalah sebuah kegiatan yang hanya dimiliki oleh manusia. Dalam proses berfikir yang kemudian dimanifestasikan kedalam pemikiran serta tindakan manusia tidaklah menutup kemungkinan bahwa manusia dapat melakukan kesalahan dalam proses berfikirnya. Nah, dari alasan diatas maka dibawah ini adalah beberapa kekelirian yang kerap menjangkit pemikiran kita:

·         Fallacy of Retrospective Determinism
Kekeliruan berfikir yang ini dinyatakan untuk menyebut kebiasan orang yang menganggap masalah social yang ada sekarang terjadi sebagi sesuatu yang secara hgistoris memang selalu ada, tidak bias dihindari, dan merupakan akibat sejarah yang panjang.

·         Post Hoc Ergo Propter Hoc
Singkatnya untuk menjelaskan kekeliruan berfikir ini ialah sesudah itu –karena itu- oleh sebab itu. Jadi, apabila ada sebuah peristiwa yang terjadi dalam urutan temporal, maka kita menyatakan bahwa yang pertama adalah sebab dari yang kedua.

·         Fallacy of Dramatic Instance
Kekeliruan berfikir yang pertama ini kerap kali mengindap pemikiran kita. Kekeliruan berfikir ini berawal dari kecenderungan orang untuk melakukan pengambilan satu atau dua kasus untuk mendukung argument yang bersifat general atau umum atau dapat juga berupa satu-dua kasus yang dialami oleh seorang individu kemudian individu itu menggenarlisasikannya pada yang umum.

Kekeliruan berasal dari kata dasar ,keliru‟ yang dimaknai:
o salah: anggapan yang --;
o khilaf; silap: ia -- menendang bola ke gawang sendiri;
o sesat: ajaran yang --;
o tertukar: sandalnya -- dengan sandalku;
o ke·ke·li·ru·an n kesalahan; kekhilafan.

Sumber :

Nama : Floretta Agnesia Kana
Kelas : La64
NIM : 1801379514

Terima kasih :)

Sosok (Rabu, 29 Oktober 2014)

Andi Muhammad Aslam

Melawan Narkoba dan HIV/AIDS



Pada akhir Juni 2014 Andi Muhammad Aslam menerima penghargaan dari Wakil Presiden Boediono sebagai tokoh penggiat penanggulangan penyalahgunaan narkoba. Sesuatu yang tak dia sangka mengingat semua prosesyang berawal dari jalan-jalan iseng ke kota Bontang, Kalimantan Timur.
Pada tahun 2002 Aslam mengunjungi kota Bontang, kota kecil yang berjarak 100 kilometer dari ibu kota Kalimantan Timur, Samarinda. Dia hanya berniat untuk berlibur mengambil waktu santai dari pekerjaannya. Namun, saat itu Aslam malah tertarik dengan kawasan prostitusi Prakla. Semakin lama keluyuran ia semakin penasaran untuk mengetahui “isi dapur” dari kawasan prostitusi tersebut serta keseharian dalam lingkungan prostitusi tersebut.
Semakin hari ia ke tempat prostitusi tersebut, ia semakin bisa mengajak beberapa orang PSK yang bekerja disana mengenai pekerjaan mereka. Mungkin pada awalnya para PSK yang ada ditempat itu tidak terlalu terbuka dengan masalah atau kesehatan dirinya. Tetapi semakin sering Aslam mengajak berbicara akhirnya para pekerja itu mau menceritakan kisahnya selama bekerja ditempat prostitusi tersebut.
Namun, pada saat itu, HIV/AIDS atau penyalahgunaan narkoba masih belum menjadi perhatian. Soal kesehatan bulum diobrolkan antar-PSK karena mereka masih berkutat pada kompetisi mendapatkan konsumen karena itu terkait dengan duit. Para PSK tersebut sering mengalami sakit tapi tetap membiarkan diri mereka bekerja terus menerus demi mendapatkan uang.
Setelah itu barulah Aslam menyampaikan soal HIV/AIDS dan apa bahayanya. Namun, ia tidak sampai menganjurkan mereka untuk keluar dari pekerjaan secara langsung melainkan membicarakan kalau mereka tetap bekerja seperti itu mereka akan terus sakit dan jikalau mereka sakit biaya yang ditanggung akan jauh lebih besar lagi. Akhirnya pemerintah kota Bontang memperhatikan apa yang diupayakan Aslam.
Aslam mendapat dukungan dana dari walikota Bontang dan uang tersebut akhirnya digunakan untuk mendirikan lembaga advokasi dan rehabilitasi sosial yang diberi nama Yayasan Laras. Aslam pun mulai mengajak beberapa teman untuk membantunya memberikan konseling. “Inilah pentingnya keluarga, teman, dan lingkungan yang mendukung. Mau seberapa hebat konseling dan daya tahan, juga optimisme, tapi ketika mereka kembali ke keluarga tidak diterima, mereka seketika patah harapan,” ucap Aslam.Pada akhirnya Aslam mencanangkan “perang sampai akhir” untuk upaya penanggulangan HIV/AIDS dan narkoba. Sesuatu yang baik pasti aka nada hasilnya.
Menurut pendapat saya sosok Andi Muhammad Aslam memiliki pemikiran yang hebat tentang masalah social yang tersebar dikota Bontang dan dia juga mau berniat memperbaiki mental para pekerja prostitusi tersebut menjadi lebih baik dengan cara konsultasi dengan dirinya. Lalu sosok Aslam sangat serius membantu orang-orang agar keluar dari pekerjaan sebagai PSK karena itu merupakan pekerjaan yang dapat membuat sakit dan depresi. Lembaga yang ia dirikan yang bernama Yayasan Laras tersebut menjadi tempat orang-orang tersebut mencari jalan keluar dan membantu untuk memiliki kehidupan yang baik dengan pekerjaan yang lebih halal.   

 Sumber : Koran Kompas (Rabu, 29 Oktober 2014)
Oleh : Floretta Agnesia Kana
Nim: 1801379514
Kelas : La64

Jumat, 24 Oktober 2014

Sosok

Bayu Santoso

Harimau untuk Maroon 5



Bayu Santoso telah menghiasi pemberitaan media massa di Indonesia. Ketenaran mendadak itu terjadi setelah mahasiswa Desain Komunikasi Visual Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang memenangi lomba desain album Maroon 5 yang bertajuk V. Pada tanggal 7 Oktober 2014, Bayu diumumkan sebagai pemenang  dan dimuat situs resmi band asal Amerika Serikat tersebut. Kemanangan Bayu awalnya hanya tersebar terbatas oleh para penggemar Maroon 5 di Indonesia. Namun tidak lama kemudian berita kemenangan itu tersebar luas dimedia Twitter dan Facebook.
Bayu pertama kali mengetahui pengumuman kompetisi desain album V dari akun Facebook penggemar Maroon 5 pada Agustus 2014. Penasaran, dia mencari informasi ke situs web Creatives Allies. Sejak saat itu Bayu telah memikirkan konsep yang akan dia kembangan pada lomba desain album tersebut dari 1 September 2014 dan ia mengerjakan desainnya tersebut hanya sekitar tujuh hari. Karya desain Bayu itu berupa kepala harimau dengan hiasan aneka ukiran dan huruf V diwajah harimau tersebut.
“Saya engga mengaitkan desain saya dengan lagu Maroon 5. Tetapi mungkin setelah ini ada yang mengaitkan gambar harimau itu dengan lagu baru Marooon 5 yang berjudul “Animal” kata putra kelima dari lima bersaudara itu.
Sebagai pemenang desain album Maroon 5, Bayu berhak mendapatkan sejumlah hadiah mulai dari uang tunai sebesar 500 dollar AS atau sekitar Rp 6,3 juta dan tiket konser Maroon 5 dan aneka souvenir yang dia dapatkan. Hal yang lebih membanggakan, desain karya Bayu akan dipakai sebagai kover album V edisi terbatas yang akan dicetak sebanyak 500 keping yang berbentuk CD maupun piringan hitam.
Sebelum memenangi lomba desain album V, Bayu pernah memenangi kompetisi mendesain poster untuk Biily Joel, penyanyi lagendaris AS. Dalam beberapa waktu ke depan , dia merencanakan pameran tunggal karyanya di Bandung “Pameran itu sudah saya rencanakan sebelum menang kompetisi desain album Maroon 5. Lewat pameran itu, saya ingin memperkenalkan diri terhadap publik.”
Menurut pendapat saya mengenai Bayu Santoso dia adalah pribadi yang selalu mau berusaha akan sesuatu yang tadinya dia tidak yakin dapat melakukannya. Tetapi karena rasa penasarannya ia berani untuk mengikuti sebuah perlombaan desain album dan akhirnya dia menjadi pemenangnya. Orang-orang Indonesia tidak menyangka pada awalnya, tetapi menurut saya generasi muda di zaman sekarang juga dapat memajukan Indonesia dengan cara-cara mengikuti suatu perlombaan seperti yang telah dilakukan oleh Bayu Santoso. Mengikuti kompetisi seperti itu dapat memajukan kreatifitas dan membanggakan bagi Indonesia.

Sumber : Koran Kompas ( Rabu, 22 Oktober 2014)
Nama : Floretta Agnesia Kana
Nim   : 1801379514
Kelas : La64

Selasa, 14 Oktober 2014

Sosok

Jean Marcel Tirole

Peraih Hadiah Nobel Ekonomi 2014




Perusahaan asuransi yang harusnya hati-hati mengelola dana-dana bermain spekulatif di pasar uang dan merugi. Tidak hanya dana Pemerintahan AS terkuras yntuk menjaga too big to fail, tetapi aktivitas ekonomi terempas dahsyat. Dampak dari hal tersebut adalah kelesuan ekonomi yang masih terasa dengan adanya pengangguran. Contoh lain, betapa harga emas melejit, harga emas meroket. Pendongkrakan harga oleh para spekulan besar adalah penyebab dominan. Para pelaku yang terlibat termasuk perusahaan kaliber internasional.

Sebelum adanya krisis 2008, Jean Marcel Tirole (61) sudah mendalami sektor keuangan AS. Saat dia menjadi dosen di Massachusetts Institute of Technology (MIT) karena itu dicekoki berita tentang keuangan yang heboh sejak dekade 2000-an. Tirole tercengang. Betapa industri keuangan AS berjalan tanpa aturan. "Perbankan memang sulit diatur. Kami, para ekonom, harus memberikan perhatian lebih pada bidang ini," kata Tirole, yang mengatakan bahwa pebisnis selalu lebih cerdas karena itulah pemerintah memerlukan kerangka untuk mengimbangi kelihaian korporasi tersebut.

Di luar industri keuangan, Tirole juga menganalisis sektor industri lain seperti telekomunikasi dan beberapa sektor lain. Dia menemukan hal-hal yang semena-mena yang mempengaruhi harga produk yang sangat jauh diatas biaya produksi demi meraup untung yang besar. Banyak industri yang dikuasai oligopoli hingga monopoli yang menguasai dunia. Ini merupakan gambaran lain dalam perekonomian dimana saja. Apabila hal seperti ini dibiarkan terjadi akan menghasilkan dampak sosial yang tidak diinginkan, seperti pengenaan harga lebih tinggi dari seharusnya. 

Sejak pertengahan 1980-an dan seterusnya, Tirole memberikan napas baru pada riset bidang itu. Banyak peneliti dan pembuat kebijakan mencari prinsip umum untuk mengatasi ekses buruk monopoli untuk berbagai industri. Mereka mengadvokasi peraturan sederhana, seperti mendorong kebijakan pemerintah untuk memangkas harga untuk produk yang dihasilkan perusahaan untuk memperkuat jaringan. Tirole menunjukan bahwa peraturan seperti itu bisa berlaku pada kondisi tertentu, tetapi bisa menggangu jika diterapkan dibidang lain. 

Ia mempersembahkan teori atau kerangka umum untuk merancang kebijakan di beberapa sektor industri, mulai dari telekomunikasi hingga perbankan. Ia memberi pemerintah pemahaman yang bertujuan mendorong perusahaan agar bekerja lebih produktif dan pada saat bersamaan mencegah penghancuran perusahaan pesaing atau konsumen. Kelebihan Tirole yaitu menuangkan sesuatu yang relevan. Tirole mendapatkan penghargaan Hadiah Nobel Ekonomi 2014 dan akan menerima uang 8 juta krona Swedia setara 1,1 juta dollar AS.

Menurut pendapat saya, sosok dari Jean Marcel Tirole adalah pribadi yang mau berusaha untuk membangkitan perekonomian yang semakin hari semakin memburuk dan teori-teori yang ia cetuskan tersebut dapat membuat ekonomi dalam sektor industri membaik. Ia juga membawa teori permainan modern tersebut hingga ke pertanyaan bagaimana kita memperbaiki regulasi yang telah diungkapakan oleh Bengt Holmstrom. Tirole juga tidak melupakan orang-orang terdekatnya saat ia menerima Hadiah Nobel Ekonomi 2014, dan ia juga mau membuat Perancis bahagia atas apa yang telah ia raih tersebut. 

Floretta Agnesia Kana
1801379514 
La64

Sumber : Koran Kompas (Rabu, 15 Oktober 2014)