Cute Box Bear “Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself.” ― George Bernard Shaw

Kamis, 27 November 2014

Antara Zubin Mehta dan Anak-anak Jalanan



Iskandar Widjaja-Hadar










Iskandar Widjaja-Hadar termasuk seorang yang beruntung bisa masuk kedalam persaingan ketat bersama solois biola di Eropa. Iskandar lebih suka menundukkan diri sendiri dan harus menantang diri sendiri untuk bekerja keras. Pada tahun 2012, ia diterima untuk beraudisi didepan salah seorang konduktor terbaik dunia yaitu Zubin Mehta. Akhirnya Iskandar setelah menunggu selama setahun, ia mendapat jadwal audisi di Italia. Saat audisi Iskandar menunjukan hasil yang baik dan Zubin Mehta menilai bahwa Iskandar memiliki teknik dan pemahaman musik yang baik. Hasilnya Iskandar bisa tampil dalam konser orkestra Maggio Musicale Firenze dibawah konduktor Mehta di Zurich Tonhalle, Swiss.

Dari pengalaman ia dipanggung musik dunia, Iskandar datang ke Jakarta untuk bermain bersama anak-anak jalanan , anak-anak dari keluarga miskin yang terpinggirkan. Anak-anak tersebut dibina oleh Jakarta Philharmonic Orchestra(JPO) dan Yayasan Philharmonic Society lewat program Musik yang membebaskan. Menurut Iskandar, ada benang merah yang sama antara bermain musik dengan anak-anak jalanan ataupun musisi profesional, yaitu berbagi rasa cinta pada orang lain.

Iskandar bermain musik sejak umur empat tahun. Orangtuanya menggunakan metode Suzuki untuk mengakrabkan Iskandar dengan musik. Metode yang dikembangkan musisi Jepang Shin'ichi Suzuki ini berbasis pada teori bahasa ibu bahwa anak-anak akan mampu belajar dari apa yang ia dengar. Menurut Iskandar itu sangat baik untuk anak-anak dalam memahami musik dan musik merupakan energi yang menghidupkan dirinya. Musik mempunyai efek pada pikiran manusia dan terdapat potensi penyembuhan yang membuat orang hidup ataupun menjadi terhibur. Musik itu energi dan manusia eksis karena energi.

Menurut pendapat saya sosok Iskandar Widjaja-Hadar adalah sosok yang sangat mengagumkan karena dia dapat beraudisi dan bergabung dengan Zubin Mehta. Iskandar pun adalah sosok pecinta anak-anak maka dia mau ke Jakarta untuk bermain bersama anak-anak jalanan yang tergabung dalam JPO serta mengajarkan anak-anak metode bermusik yang baik dan sangat bermanfaat. Segalanya yang berhubungan dengan musik sangat menyenangkan dan dapat menenangkan pikiran. Jadi menurut saya sosok Iskandar sangat mencintai musik dan tidak memandang rendah anak-anak jalanan yang bermain musik, ia rela untuk mengajari anak-anak tersebut dengan baik dan tidak ada rasa keberatan sedikitpun.

Sumber : Koran Kompas (Rabu, 26 November 2014)
Nama : Floretta Agnesia Kana
Kelas : La64
NIM : 1801379514

Terima kasih :)


Rabu, 19 November 2014

Menjemput Semangat dan Bakat Mereka

Dadan Erawan dan Ginanjar MS




Dadan Erawan dan Ginanjar Ms membuat sekolah yaitu SMK Widya Mukti. Mereka berusaha mengajak anak-anak yang memiliki kendala-kendala untuk melanjutkan sekolah untuk kembali melanjutkan sekolah. Menurut Dadan, kebiasaan turun ke lapangan mencari murid sudah dilakukan sejak SMK Widya Mukti berdiri tiga tahun yang lalu. Mereka mengajak anak usia sekolah yang terkendala faktor geografis dan biaya untuk kembali belajar. 

Saat mencari murid untuk kembali melanjutkan sekolah, banyak orang tua yang menolak namun banyak juga orangtua siswa yang mengubah pandangan mereka. Enung adalah salah seorang diantaranya. Awalnya, ia menganggap lulus SMP cukup bagi anaknya karena berat biaya yang harus ditanggung. Namun semenjak ada SMK Widya Mukti yang dipromosikan oleh Dadan dengan biaya yang tidak besar atau semampunya membuat Enung merestui anaknya untuk kembali bersekolah. 

Ginanjar MS  yang merupakan guru di SMK Widya Mukti bertanggung jawab mendampingi program kewirausahaan yang akan diadakan untuk melatih siswa dalam berwirausaha. Ada 16 siswa yang mengikuti kegiatan tersebut dan dibagi menjadi dua kelompok. Dengan modal rp 100.000 per kelompok, mereka memasak dan menjual makanan ringan dari tepung kanji. Akhirnya mereka pun menjual makanan tersebut dan mengasah kemampuan wirausaha mereka agar dapat menjadi bekal ketika mereka lulus nanti. 

Perjalanan dalam mengembangkan SMK Widya Mukti tidak semuanya berjalan mulus. Banyak tantangan yang harus dihadapi. Permasalahannya adalah jumlah murid yang naik turun dan tidak pasti. Namun sekarang ini angkatan ketiga mencapai 45 siswa dan mereka ingin untuk mempertahankannya.

Guru-guru dibuat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Aas Trisnawati yang menyabet juara III di ajang Semarak Inovasi Pengembangan Pertanian Indonesia 2013 di Bogor. Karya tulis berjudul " Analisis Jumlah Petani di Tasikmalaya" memikat juri, Segala bakat besar bangsa dapat tumbuh dimana saja. Hanya butuh kemauan dan kesempatan agar membuatnya lebih harum.

Menurut pendapat saya sosok Dadan Erawan dan Ginanjar MS merupakan sosok yang peduli akan pendidikan anak-anak kurang mampu dan mereka berusaha mengajak anak-anak usia sekolah untuk kembali melanjutkan sekolah agar dapat belajar bersama tanpa memikirkan biaya sekolah. Dengan adanya ajakan seperti ini anak-anak semakin termotivasi menjadi pelajar yang baik agar dimasa depan mereka bisa menjadi orang yang hebat dan membanggakan orangtua mereka. 

Sumber : Koran Kompas ( Rabu, 19 November 2014)
Nama : Floretta Agnesia Kana
Kelas : La64
NIM : 1801379514

Selamat membaca dan Terima kasih :)  

Selasa, 11 November 2014

Saatnya Membangun Desa



Irman Meilandi



Irman Meilandi sempat aktif memberdayakan masyarakat untuk melestarikan alam Raja Ampat, Papua Barat. Tetapi setelah itu Irman berpikir ingin memberikan peran bagi tanah kelahirannya. Pada saat ia telah menyelesaikan kontrak di Raja Ampat, Irman pulang kampung pada tahun 2009. Saat ia kembali ke Mandalamekar, banya warga yang meminta agar menyelamatkan kawasan Karangsoak dan akhirnya ia mendampngi warga yang resah saat sumber air menyusut akibat alih fungsi lahan.

Irman berusaha mengajak teman sekampungnya untuk memperbaiki kawasan tandus. Dodi Rosadi pun akhirnya mau kembali ke Mandalamekar untuk ikut serta menyelamatkan tanah kelahirannya. Hasil diskusi bersama Irman, ia memilih mengangkat lagi pamor cabai rahong. Hasilnya cukup memuaskan. Cabai yang jadi primadona pedagang Pasar Induk Kramat Jati itu berhasil menarik kembali pemuda Mandalamekar lainnya untuk pulang kampung. Ada Sumitra yang tujuh tahun bekerja di Jakarta kini menjadi koordinator penjaga hutan dan Hendra Gunawan yang menjadi bos peternakan ayam puyuh.

Promosi yang telah dilakukan warga secara mandiri memanfaatkan jaringan internet sejak 2011. Untuk meluaskan kesempatan dan membuka wawasan warga Mandalamekar, Irman memperkenalkan teknologi informasi.Kepala Desa Mandalamekar mengetahui internet dari Irman dan ia setuju bahwa dengan adanya internet segala sesuatu jadi lebih maju. Akhirnya Mandalamekar memiliki website yaitu www.mandalamekar.or.id dan diperbaharui dengan mandalamekar.desa.id. 

Seacology atau lembaga nirlaba bidang lingkungan melihat usaha Irman dan teman-teman dalam memperjuangkan Mandalamekar. Akhirnya Irman diundang ke Amerika Serikat untuk mendapatkan Seacology Prize tahun 2011. Peran aktif yang telah dilakukan oleh Irman dalam membangun Mandalamekar membuat dirinya diikut sertakan untuk mempromosikan Undang-undang desa ke sejumlah daerah.

Menurut pendapat saya sosok Irman Meilandi adalah sosok yang mau berjuang untuk menyelamatkan tanah kelahirannya di Mandalamekar agar menjadi lebih baik dan membuat Mandalamekar menjadi desa yang lebih maju karena adanya teknologi informasi yang telah didapatkan. Mandalamekar sudah memberi contoh dan tidak ada satu pun manusia yang ingin tanah kelahirannya hancur tak berdaya. Kita bisa mencontoh apa yang telah dilakukan Irman untuk menjaga dan mempertahankan tanah kelahiran kita.

Sumber : Koran Kompas (Rabu, 12 November 2014 )
Nama : Floretta Agnesia Kana
NIM : 1801379514
Kelas : La64

Terima kasih :)

Jumat, 07 November 2014

Yang Berumah di Awan

Samuel Franklyn


     


Samuel Franklyn hanya bisa terbaring menghadap layar komputer yang ada diantara pipa-pipa diatas dadanya. Sam mulai mengekspresikan diri dengan menjelaskan mengenai ilmu fisika, matematika, dan metafisika. Pada tahun 2001 saat ia terjatuh saat bekerja. Sam pun akhirnya dirawat dan setelah melakukan pemeriksaan dan perawatan selama empat bulan, dokter mengatakan bahwa dirinya lumpuh dan harus melakukan magnetic resonance imaging (MRI). Namun, karena lingkar badannya besar maka dia tidak bisa melakukan MRI.

Sam bekerja sebagai programer dan dia sudah memiliki pengalaman kerja cukup banyak disetiap perusahaan. Sam pernah membuat perusahaan sendiri yang bernama Jendela Inspirasi Informatika tetapi belum sempat berkembang dan harus gulung tikar. Loyalitas Sam terhadap sesama programer membuat dia dianugerahi Sun Developer Community Champions tahun 2008. Sam dinilai sebagai developer yang paling banyak membantu orang. Dia percaya bahwa disaat dia membantu orang lain berarti orang lain percaya pada kemampuannya.

Sam selalu menganggap bahwa saat ia membagikan ilmu secara cuma-cuma lewat website merupakan jalan untuk orang-orang belajar pada dunia programming atau menjadi seorang programer. Pada saat ini Sam hanya menganggap hidup mengalir seperti orang lain dan hal yang paling membahagiakan menurut dirinya saat teman-teman datang berkunjung.

Menurut pendapat saya sosok Samuel Franklyn adalah orang yang berjuang keras untuk mempertahankan segala pekerjaannya. Saat kondisi fisik yang lemah pun dia tetap berusaha bekerja untuk dunia programer yang ia geluti sedari dulu. Keterbatasan fisik yang ia miliki tidak menghalangi usaha-usahanya untuk bekerja lebih baik dan membantu orang-orang untuk mengetahui ilmu programming

Sumber : Koran Kompas (Rabu, 5 November 2014)
Nama : Floretta Agnesia Kana
NIM : 1801379514
Kelas : La64

Terima Kasih dan Selamat Membaca:)